Wejangan Wali Allah

Angel pratingkahe urip, sanadyan ahliya kitab, ahli suluk ahli pikir, lamun ora puruhita, tatane kurang prêmati.

Sangat sulit memahami rahasia hidup, walaupun ahli kitab, ahli suluk dan ahli fikir, apabila tidak berguru, pemahamannya kurang benar.

#Kangjeng_Sunan_Gunungjati
, ,

DALILNYA INDONESIA WARNING WAHABY ....... !!!

DALILNYA INDONESIA WARNING WAHABY ....... !!!
فعليكم  معشر المؤمنين بإتباع الفرقة الناجية المسماة بأهل السنة والجماعة فإن نصرة الله وحفظه وتوفقه في موافقتهم وخذ لأنه وسخطه ومقته في مخالفتهم وهذه الطائفة الناجية قد اجتمعت اليوم في مذاهب اربعة وهم الحنفيون والمالكيون والشافعيون والحنبليون رحمهم الله ومن كان خارجا عن هذه الأربعة في هذه الزمان فهو من اهل البدعة والنار
.
المنحة الوهابية ص ١
.
Wahai Para Kaum Yang Ber Iman Tetaplah Senantiasa Mengikuti Mengikuti  Firqoh Annajiyah Yang Bernama AHLUSSUNNAH WAL-JAMA'AH Karna Pertolongan , Penjagaan , Serta Taufiqnya Allah Akan Senantiasa Bersama Orang Yang Sesuai Dengan Jalan nya (Aswaja) Dan Berpeganglah Pada (Aswaja) Karna Murka Allah Bagi Orang Yang Berpaling Darinya
.
Dan  Ahlus Sunnah Waljama'ah Pada Zaman Masa Kini Terkumpul Dalam Madzhab Yang 4
.
Yaitu :
.
Madzhab Hanafi
Madzhab Maliki
Madzhab Syafi'i
Madzhab Hambali
.
Semoga Allah Merahmatinya
.
"Dan Barang Siapa Yang Ajaran nya Keluar Dari Madzhab Yang 4 Ini Di zaman Sekarang ini (Ahir Zaman) Maka Dia Termasuk Ahli Bid'ah Dan Neraka
.
Na'udzubillahi Min Dzalik
.
Reff - Kitab Al-Minhatul Wahabyah Hal 1
.
NB - Kenapa Kok Harus Ikut Madzhab ?
.
Karna Paham Imam Madzhab Satu-Satunya Ajaran Yang Paling Sesuai Dengan Al-quran Dan Hadits Karna Ulama' Madzhab Adalah Ulama' Salafus Sholeh Sejati Bukan Ulama' Abal-Abal Seperti Ulama'nya Wahaby Yang Statusnya Muta'akhirin.
,

Suasana Alam Kubur Secara Ilmiyah


~Malam Pertama~ Setelah Dikuburkan
Pembusukan berawal pada bagian perut & kemaluan..

Subhanallah...urusan perut & kemaluan adalah 2 hal terpenting yang anak cucu adam saling berebut & menjaganya di dunia..

Setelah itu..

Jasad akan mulai berubah menjadi hijau kehitaman..

Setelah berbagai pesolekan & alat" kecantikan semasa hidup di dunia..

Setelah meninggal dunia, manusia hanya akan memiliki 1 warna saja..

~Malam Kedua~
Anggota" tubuh yang lain seperti limpa, hati & paru" akan mulai membusuk..

~Hari Ketiga~
Anggota" tubuh mulai mengeluarkan bau busuk yang sangat tajam..

~Setelah Seminggu~
Wajah & mata mulai membengkak..

~Setelah 10 Hari~
Tetap terjadi proses pembusukan pada anggota" tubuh..

~Setelah 2 Minggu~
Rambut mulai gugur dan lalat hijau mulai mencium bau busuk dari jarak 5km serta ulat"pun mulai menutupi seluruh tubuh..

~Setelah 6 Minggu~
Semua anggota tubuh sudah habis dimakan ulat" yang tertinggal cuma tinggal tulang belulang saja..

~Setelah 25 Tahun~
Rangka tubuh akan berubah menjadi semacam biji & di dalam biji tersebut berupa tulang yang sangat kecil yang disebut 'ajbudz dzanab' (tulang ekor)..

Dari tulang inilah kita akan dibangkitkan kembali oleh Allah SWT kelak di Hari Kiamat..

Sahabat yang dirahmati Allah SWT, begitulah tubuh yang selama ini kita rawat..

Inilah tubuh yang selalu ingkar kepada Allah SWT..

Oleh karena itu, jangan biarkan umur & jasad kita dalam keadaan sia"..

Janji Allah SWT adalah Benar..

Ya Allah..tetapkanlah hati (ikhsan) kami di atas AgamaMu..

Ya Allah..jadikanlah kuburan kami kelak sebagai 1 taman dari Taman" Syurga (Riyadhul Jannah) & jangan jadikan sebagai 1 lubang dari Lubang" Api Neraka..

Ãαmîîη..

Aku berdo'a..mari aamiinkan..

Yaa ﺍَﻟﻠّﻪُ ..
Muliakanlah kami, lapangkanlah hati kami, bahagiakanlah keluarga kami serta luaskanlah rezeki kami, mudahkanlah segala urusan kami..
Kabulkanlah cita" kami, jauhkan kami dari segala hal" buruk serta terimalah amal ibadah kami..

Ãαmîîη..


~Nasihat Kubur~

Aku adalah tempat yang paling gelap diantara yang gelap, maka terangilah aku dengan Qiyamullail..

Aku adalah tempat yang paling sempit, maka luaskanlah aku dengan Tali Silaturahmi..

Aku adalah tempat yang paling sepi, maka ramaikanlah aku dengan perbanyak baca Al-Qur'an..

Aku adalah tempatnya hewan" yang menjijikkan, maka racunilah mereka dengan Amal Jariyah (shodaqoh)..

Aku yang menyempitmu hingga hancur, maka bebaskanlah sempitan itu dengan Shalat..

Aku adalah tempat untuk merendam dengan cairan yang teramat menyakitkan, maka bebaskanlah rendaman itu dengan Puasa..

Aku adalah tempat Malaikat Munkar & Nakir bertanya, maka persiapkanlah jawabanmu dengan kalimat dzikir Tasbih (SubhaanallaaH), Tahmid (Alhamdulillaah), Takbir (AllaaHuakbar), Tahlil (Laa ilaaHa illallaaH) serta Istighfar (AstaghfirullaaHal 'adziim)..
,

Paparabia dan Mamarika Dua Sejoli yang Melahirkan Para Ekstrimis



Tentu sudah bukan rahasia umum bahwa dua sejoli inilah yang telah melahirkan para militan ekstrimis seperti Al-Qaida, ISIS, FSA dan lain-lain. Sebagaimana tugas seorang papa, tugas paparabia adalah sebagai penyandang dana, yang membiayai, menghidupi, terutama memberi "jajan", apalagi "duit" papa itu memang luar biasa banyak, wajar saja karena profesi papa ini sebagai bandar minyak. (bukan minyak tawon tentunya)
Begitupun dengan tugas seorang mama, tugas mamarika adalah menyiapkan ide, mendidik dan melindungi anak-anaknya itu (para ekstrimis), maklumlah, namanya juga seorang mama, kamu tahulah bagaimana hebatnya seorang mama dalam mendidik dan melindungi anak-anaknya.

Maka tumbuh besarlah anak-anak dua sejoli ini, namun seiring dengan tumbuh kembangnya si anak (entah apa yang mereka makan atau salah didikan), ada sifat-sifat dan karakter aneh yang menyertai pertumbuhannya. Ia cenderung kaku, suka memaksakan kehendak, bengis, fanatik dan berdarah dingin. Dimanapun ia berpijak, selalu saja membuat masalah, selalu melakukan tindak kekerasan, makar, dan memaksakan kehendak kepada orang-orang disekitarnya, ia tidak segan-segan mem-bom, bahkan menyembelih orang-orang yang tidak mau menuruti kehendaknya.

Oh iya, dalam beragama, anak-anak dua sejoli ini mengaku sebagai pemeluk agama papa-nya. Dalam penerapan keagamaannya juga aneh, kaku dan sangat fanatik. Selain memaksakan kehendak untuk mendirikan negara "islam" versi mereka. Sebentar-sebentar orang dituding kafir, sebentar-sebentar orang dituding musyrik, sebentar-sebentar orang dituding Bid'ah, sebentar-sebentar orang dituding khurafat dan tahayul. (Mudah-mudahan hidup mereka juga hanya sebentar-sebentar.. ‪#‎eehh‬).

Perkembangan anak dua sejoli ini lumayan pesat, mereka sudah tersebar dimana-mana, bahkan di Indonesia. Mereka telah memproklamirkan diri mereka bahwa mereka telah hadir di negeri kita tercinta. Meskipun di sini jumlah mereka masih sedikit, tetapi mereka terus bekerja, mereka melakukakan 'Brain Washing' kepada para pemuda dan pemudi kita melalui majlis-majlis ta'lim, pengajian, pesantren dan tentunya lewat media-media mereka.

Ciri-ciri mereka sebenarnya mudah kita kenali, selain suka menuding orang dengan tuduhan kafir, musyrik, bid'ah dan lain-lain, mereka senang menampilkan berita kekejian dan kebiadaban (pemboman, penyembelihan dll) yang dilakukan kelompok mereka, yang mereka anggap sebagai kemenangan. Mereka juga sangat gemar mengadu domba antara sesama muslim, mengadu domba antara muslim dengan non muslim, bahkan mengadu domba antara rakyat dengan pemerintah. Hobby mereka memprovokasi dan bila terjadi chaos, maka mereka akan segera mengambil kesempatan dalam kesempitan, karena 'papa' dan 'mama' siap membantu mereka.

Lantas bagaimana kita menyikapinya? Tentunya dengan mempererat tali persaudaraan diantara kita, apapun agama, mazhab, suku dan ras, karena kita satu bangsa dan negara. Menjaga toleransi dan saling menghargai agar tidak mudah terprovokasi, meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan dan masyarakat.

"Aksi terorisme bisa terjadi bukan saja karena ada niat si pelaku, tetapi aksi terorisme juga bisa terjadi karena ada kesempatan… Waspadalah, waspadalah, waspadalah !!

#AliValentino – #Alvin

Membaca Al-qur’an Diatas Kubur Menurut Imam Syafi'i

Membaca Al-qur’an Diatas Kubur Dan Mengadiahkan Pahalanya bagi Mayyit (Muslim)
Pernah disebutkan daripada setengah para salaf, bahwa mereka mewasiatkan supaya dibacakan diatas kubur mereka di waktu penguburannya. Telah berkata abdul haq, diriwayatkan bahwa Abdullah bin umar pernah menyuruh supaya diabacakan diatas kuburnya surah al-baqarah. Pendapat ini dikuatkan oleh mu’alla bin hanbal, pada mulanya mengingkari pendapat ini kerana masih belum menemui sesuatu dalil mengenainya, kemudian menarik balik pengingkarannya itu setelah jelas kepadanya bahwa pendapat itu betul.

Berkata Khallal di dalam kitabnya ‘Al-jami’ : Telah berkata kepadaku Al-Abbas bin Muhammad Ad-dauri, berbicara kepadaku Abdul Rahman bin Al-Ala’ bin Lajlaj, daripada ayahnya, katanya : Ayahku telah berpesan kepadaku, kalau dia mati, maka kuburkanlah dia di dalam lahad, kemudian sebutkanlah : Dengan Nama Allah, dan atas agama Rasulullah !, Kemudian ratakanlah kubur itu dengan tanah, kemudian bacakanlah dikepalaku dengan pembukaan surat albaqarah, kerana aku telah mendengar Abdullah bin Umar ra. Menyuruh membuat demikian. Berkata Al-Abbas Ad-Dauri kemudian : Aku pergi bertanya Ahmad bin Hanbal, kalau dia ada menghafal sesuatu tentang membaca diatas kubur. Maka katanya : Tidak ada ! kemudian aku bertanya pula Yahya bin Ma’in, maka dia telah menerangkan kepadaku bicara yang menganjurkan yang demikian.

Berkata Khallal, telah memberitahuku Al-Hasan bin Ahmad Al-Warraq, berbicara kepadaku Ali bin Muwaffa Al-Haddad, dan dia adalah seorang yang berkata benar, katanya :Sekali peristiwa saya bersama-sama Ahmad bin Hanbal dan Muhammad bin Qudamah Al-Jauhari menghadiri suatu jenazah. Setelah selesai mayit itu dikuburkan, maka telah duduk seorang yang buta membaca sesuatu diatas kubur itu. Maka ia disangkal oleh Imam Ahmad, katanya : Wahai fulan ! Membaca sesuatu diatas kubur adalah bid’ah !. Ketika kami keluar dari pekuburan itu, berkata Muhammad bin Qudamah Al-Jauhari kepada Imam Ahmad bin Hanbal : Wahai Abu Abdullah ! Apa pendapatmu tentang si Mubasysyir Al-Halabi ? Jawab Imam Ahmad : Dia seorang yang dipercayai. Berkata Muhammad bin Qudamah Al-Jauhari seterusnya : Aku menghafal sesuatu daripadanya ! Sangkal Imam Ahmad bin Hanbal : Yakah, apa dia ? Berkata Muhammad bin Qudamah : Telah memberitahuku Mubasysyir, daribada Abdul Rahman Bin Al-Ala’ bin Lajlaj, daripada ayahnya, bahwasanya ia berpesan, kalau dia dikuburkan nanti, hendaklah dibacakan dikepalanya ayat-ayat permulaan surat Al-Baqarah, dan ayat-ayat penghabisannya, sambil katanya : Aku mendengar Abdullah bin Umar (Ibnu Umar) mewasiatkan orang yang membaca demikian itu.

Mendengar itu, maka Imam Ahmad bin Hanbal berkata kepada Muhammad bin Qudamah : Kalau begitu aku tarik tegahanku (Bhs Ind : penolakanku ) itu. Dan suruhlah orang buta itu membacakannya.
Berkata Al- Hasan bin As-shabbah Az-za’farani pula : Saya pernah menanyakan hal itu kepada Imam Syafi’i, kalau boleh dibacakan sesuatu diatas kubur orang, maka Jawabnya : Boleh, Tidak mengapa !
Khalal pun telah menyebutkan lagi dari As-sya’bi, katanya : Adalah Kaum Anshor, apabila mati seseorang diantara mereka, senantiasalah mereka mendatangi kuburnya untuk membacakan sesuatu daripada Al-Qur’an.